Rumah Tumbuh Sebagai Rumah Trend Masa Kini dan Masa Depan, Solusi Bagi Pemilik Dana Terbatas

SETIAP orang berhak merancang dan merencanakan kehidupannya di masa depan, termasuk rencana untuk memiliki hunian atau rumah pribadi yang layak. Tak peduli orang tersebut adalah seorang lelaki yang sudah uzur dengan 12 cucu atau wanita separuh baya yang masih lajang, atau pria muda yang eksekutif sukses.

Desain-Rumah-Tumbuh

Bagi kalangan berduit tentu bukanlah masalah, karena spesifikasi rumah yang mereka idamkan dapat terpenuhi dengan mudah oleh dukungan dana yang tersedia. Namun, bagi kalangan yang kurang mampu mestilah cermat dalam menyusun rencana dan ketat dalam anggaran finansialnya.

Terjadi perbenturan dua masalah pokok, yakni keinginan memiliki rumah yang nyaman dan kemampuan finansial yang terbatas. Bagaimana mengatasinya?

Rumah tumbuh

Salahkah jika seorang lajang mempersiapkan sejak dini rumah bagi pasangan hidup dan beberapa orang anaknya kelak?

Tentu tidak salah dan bukan masalah. Yang jadi masalah ialah jika ia belum memiliki dana yang cukup pada saat ini untuk mewujudkan rencana masa depannya itu. Berarti ia mesti menunda membeli rumah? Menunggu bertahun-tahun lagi hingga dananya mencukupi? Boleh jadi bertahun-tahun kemudian harga rumah sudah membubung tinggi.

Membangun sekarang sesuai dengan kemampuan, namun “nyambung” pula jika suatu saat nanti mau dikembangkan menjadi rumah yang besar sesuai berkembangnya jumlah anggota keluarga, apakah mungkin?

Rumah tumbuh! Tepat! Yaitu rumah yang dapat dikembangkan pada suatu saat tertentu nanti guna memenuhi kebutuhan akan ruang dan privasi yang lebih memadai.

Hal penting yang wajib disimak dalam mempersiapkan dan merancang sebuah rumah tumbuh ialah soal konstruksi.

Sebuah rumah tumbuh boleh jadi dikembangkan ke samping asal memiliki areal tanah yang luas. Jika demikian, maka masalah konstruksi mungkin tidak mengalami perubahan yang signifikan.

Namun, umumnya rumah tumbuh mengalami proses pemekaran ke atas, terutama jika mengingat lahan pertanahan di perkotaan yang begitu mahal dan sulit. Jika pemekaran rumah tumbuh dirancang ke bagian atas, maka masalah konstruksi patut digarisbawahi sejak awal. Konstruksi merupakan realisasi dari hitungan-hitungan teknik yang menentukan kekuatan tegaknya bangunan.

Pada kondisi rencana menambah satu level lantai rumah berarti harus menyiapkan konstruksi yang aman terhadap tambahan beban yang cukup besar, terlebih bila yang direncanakan berupa lantai pelat beton. Maka perlu diantisipasi dengan menyiapkan rancangan kolom dan balok yang kekuatannya setara untuk mendukung beban itu.

Pelat beton

Kelak, bagaimana prosedur pelaksanaan penambahan lantai pelat beton di bagian atas rumah, sedangkan semua kolom dan baloknya sudah berbentuk konstruksi beton (pada saat ini) dan berfungsi sebagai pendukung rangka atap?

Kolom beton (tiang/pilar vertikal dari beton dengan tulangan rangka besi) dan balok beton (balok horizontal dari beton dengan tulangan rangka besi) dapat dipapas minimal sete- ngah dari ketebalan yang ada sehingga terpampang besi tulangannya. Maksudnya, agar penulangan untuk pelat beton dan kolom beton lanjutan yang hendak dibuat dapat disambungkan dan saling kait dengan kuat.

Ini merupakan suatu inisiatif konstruksi praktis yang secara teknis kekuatannya relatif lebih lemah dibandingkan dengan konstruksi yang dilaksanakan secara utuh dan lengkap.

Toh inilah satu-satunya upaya yang mudah, cepat, dan hemat dalam pelaksanaan pengembangan rumah tumbuh.

Namun, selain itu, perlu pula diupayakan suatu sistem pembesian (penulangan beton) yang berkualitas dalam artian benar pelaksanaan kerjanya serta tepat spesifikasi materialnya. Pembesian mutlak akurat dan kuat, terutama pada pengembangan atau penambahan lantai atas rumah tumbuh berupa pelat beton.

Sedangkan jika pengembangannya hanya berupa lantai papan dengan rangka balok kayu, tentu lebih mudah lagi karena hanya melanjutkan pembuatan kerangka beton (kolom dan balok) yang tujuannya hanya sebagai kerangka penguat dan pengikat “tubuh” bangunan.

Tentu lebih bijak bila terlebih dahulu meminta pendapat dan saran pada konsultan atau seorang yang ahli sebelum pelaksanaan pembangunan sebuah rumah tumbuh sebab konstruksi adalah bidang yang sangat berbau teknik dan memerlukan hitungan-hitungan nan akurat.

Yang paling pelik dari pelaksanaan sebuah rumah tumbuh ialah masalah desain. Desain yang dibuat haruslah “nyambung” antara pelaksanaan awal dan pengembangannya di kemudian hari. Dan terutama pula, apakah pelaksanaan awal rumah tumbuh tersebut cukup nyaman sebagai sebuah hunian sebelum dikembangkan nantinya.
Faktor desain juga sangat menentukan banyak-tidaknya perombakan yang akan terjadi pada saat pengembangan lanjutan rumah tumbuh tersebut. Maka dibutuhkan desainer tata ruang yang cerdas serta jarak waktu yang cukup sebelum menetapkan pilihan terhadap suatu konsep rumah tumbuh, rumah “tabungan” masa kini untuk masa depan bersama keluarga.

Penting untuk senantiasa diingat tujuan dan proses pelaksanaan sebuah rumah tumbuh. Secara sederhana, rumah tumbuh ialah rumah yang dibangun serta direncanakan dengan matang untuk dikembangkan lebih luas di kemudian hari.

Desain, konstruksi, dan pemakaian material pada sebuah rumah tumbuh sejak awal dipersiapkan secara tepat untuk mendukung pengembangan rumah tumbuh itu sendiri sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Tips Hemat Dalam Melakukan Renovasi Rumah Idaman

Anda punya renana ingin melakukan renovasi rumah? tentu kita harus menghitung biaya yang diperlukan dan bila kita tidak berhati-hati, budget yang semula bisa membengkak. Maka berikut jurus-jurus hemat agar kita bisa tetap mendadani rumah kita tapi dengan cara yang hemat dan tentu saja tanpa mengurangi keindahan rumah kita.

Apa saja hal perlu anda ketahui sebelum melakukan renovasi rumah dengan hemat? Berikut ini beberapa tips cara hemat untuk renovasi rumah :

1. Persiapan Dana

Dalam mempersiapkan dana, lebih baik anda menyiapkan dana yang lebih daripada dana yang pas dengan hitungan anda. karena biasanya muncul biaya – biaya tak terduga yang dibutuhkan, Jika dana anda kurang maka bisa menghambat pekerjaan renovasi tersebut dikarenakan kurangnya bahan yang diperlukan. namun beda lagi jika anda sudah mengkonsultasikannya dengan yang ahli serta sudah dibuatkan RAB yaitu total dari seluruh biaya renovasi seperti yang anda inginkan.

2. Model Renovasi

Model renovasi sangat berpengaruh dengan biaya yang akan anda keluarkan nantinya. Renovasi bisa dibagi menjadi dua jenis yaitu renovasi rumah sebagian dan renovasi rumah total. Dikatakan renovasi sebagian misalnya seperti pengecatan dan penataan interior dalam rumah, perubahan tata ruang, menambah bagian rumah, atau bisa juga merubah letak kamar. Sedangkan renovasi total bisa dicontohkan seperti jika anda telah membeli perumahan dengan type 36 kemudian anda ingin merombaknya secara total maka biaya yang dikeluarkan bisa lebih dari pembangunan awalnya karena adanya pembongkaran dahulu. Pertimbangkan dulu sebelum anda merombaknya secara total supaya terjadi penghematan alias dana yang dikeluarkan tidak begitu besar.

3. Menentukan bahan bangunan

Jika budget yang anda miliki sangat terbatas maka anda bisa menggunakan bahan bangunan yang memiliki kualitas sedang atau bisa juga memakai barang bekas, apabila kita pintar dalam memilih barang bekas maka barang tersebut akan berkualitas baik meskipun memiliki nama bekas. Tapi ada yang perlu anda perhatikan yaitu menggunakan bahan – bahan yang benar – benar berkualitas misalnya pada penggunaan pondasi rumah, struktur rumah, rangka atap, dan pipa air yang ditanam. Jika pada bahan pembuatan tersebut berkualitas jelek maka suatu hari terjadi kebocoran terpaksa akan melakukan pembongkaran dan pastinya membutuhkan dana lagi. Kemudian untuk cat luar rumah sebaiknya juga menggunakan yang berkualitas karena diluar akan sering terkena hujan dan matahari serta lembabnya udara.

4. Pembayaran pekerjaan renovasi

Sistem pembayaran renovasi biasanya terbagi menjadi dua macam yaitu borongan dan harian. Sebaiknya untuk anda yang sudah memiliki pikiran matang dan konsep renovasi yang jelas alangkah baiknya anda memilih pembayaran dengan sistem borongan karena dengan pembayaran ini akan lebih menghemat pengeluaran.

Demikian tips singkat tentang cara menghemat biaya renovasi rumah minimalis, sehingga Anda bisa menghemat biaya renovasi rumah. Hasil renovasi bisa maksimal dan konsep rumah bisa menjadi lebih update dengan trend yang sedang berkembang.

Feng Shui Tata Letak Ruang, Keajaiban dan Tips Memperbaiki Feng Shui Rumah Agar Membawa Hoki

Seni tata letak feng shui bertujuan mengelola sumber chi. Prinsipnya, mengalirkan chi ke dalam ruangan akan membawa energi menguntungkan dalam kehidupan Anda.

Bagian tengah rumah mewakili keberuntungan dalam keluarga. Maka paling baik digunakan untuk ruang keluarga atau ruang makan. Kegiatan keluarga, seperti nonton TV atau bermain di ruang tengah akan menciptakan energi feng shui yang baik Bagian ini juga sangat baik untuk menggantungkan potret keluarga.

Dalam ruang keluarga, tempatkan perabot simetris (persegi empat). Hindari pengaturan perabot tidak simetris (berbentuk L atau U). Penting pula untuk mempertimbangkan keleluasaan gerak penghuninya. Gerakan chi dibuat berkelok-kelak lembut.

Dapur dan kamar mandi:

Sudut barat laut akan sangat “terluka” jika digunakan untuk WC, dapur atau gudang karena akan mengusir keberuntungan kepala keluarga. Dapur di sudut barat laut lebih buruk lagi. Kompor atau pemasak di sana menyebabkan pengaruh sangat menghancurkan.

Jika WC berada di sudut barat daya, semua wanita di rumah itu bisa mengalami masalah percintaan, karena laki-laki di rumah itu punya WIL (wanita idaman lain). Atau, mereka berat jodoh.

Posisi tangga:

Hindari menempatkan tangga di ruang tengah, apalagi tangga melingkar. Penempatan seperti ini melambangkan kematian. Pindahkan tangga ke sisi tepi, atau biarkan daerah di antara tangga kosong. Hindari membangun WC, dapur, dan godang di bagian tengah rumah.

Posisi tangga yang baik di bagian tepi rumah. Ingat pula, jangan menggelar karpet merah di anak tangga. Jangan pula menaruh bentuk air (akuarium, lukisan danau, lukisan sungai, air terjun) di bawah tangga, karena bisa “melukai” anak-anak.

Kamar tidur:

Pedoman untuk kamar tidur agar terhindar dari ancaman energi negatif.

* Sebaiknya gunakan satu kasur
* Bentuk ruangan beraturan (persegi).
* Tidak di antara dua pintu, atau menghadap langsung ke pintu.
* Posisi terbaik diagonal antara pintu dan tembok di belakangnya.
* Tidak berada tepat di bawah palang menonjol, jendela, atau kamar mandi.
* Tempatkan kamar tidur di sektor sejuk dan tenang, gunakan teori yin dan yang untuk warna tirai, seprai, dan karpet. Yang adalah putih terang, sedangkan yin hitam, gelap.
* Usahakan posisi kepala mengarah ke sheng chi (energi menguntungkan) Anda.
* Hindari benda bentuk tajam mengarah ke posisi tidur Anda
* Hindari tempat tidur yang terpantul pada cermin.
* Hindarkan bentuk air di kamar tidur. Hindari pula tanaman hidup, lukisan binatang, benda tajam, atau pistol.

Pedoman untuk pintu utama:

* Berbahan solid. Hindari bahan kaca dan plastik keseluruhan.
* Sebaiknya dengan dua daun.
* Posisi tidak terancam energi negatif.
* Tidak menghadap jalan lurus menuju rumah.
* Sebaiknya menghadap ruangan terbuka.
* Tidak menghadap tanah tinggi atau tepat di bawah kamar mandi.
* Tidak terhalang pohon, tiang, perabot, dll.
* Tidak menghadap ke kamar mandi, tangga, pintu lain, dinding bercermin, atau gudang berantakan.
* Lampu di sisi kanan dan kiri pintu utama meningkatkan keberuntungan.
* Pintu dalam dan pintu keluar tidak satu garis lurus, supaya tidak menyebabkan aliran energi mematikan. Jika ada tiga dalam satu lorong, letakkan penyekat di depan pintu kedua.

Menghindari energi beracun:

Hindari energi negatif yang bisa “melukai “Anda. Pilar, furniture, palang menonjol bisa menciptakan ancaman, gara-gara chi terhalang. Jika ada pilar menghalangi aliran energi, bisa diperluas dengan menempatkan tanaman atau membalut pilar dengan cermin.

Bentuk energi negatif bisa bermacam-macam. Misal, sudut yang menonjol tajam, tiang tunggal. Bisa juga karena munculnya energi lurus, atau adanya tiga pintu dalam satu garis lurus. Sementara tanaman dan lonceng bisa memperlambat laju energi. Tanaman juga menyerap energi pembunuh.

Sha: Chi terpotong.

Pagar tanaman, maupun tembok bata, permukaan rata lainnya, serta lapangan menyalurkan energi sangat cepat. Aliran energi ini menimbulkan kesulitan bagi tanaman yang dilaluinya. Ruang antara rumah, garasi, dan sisi tembok menimbulkan efek sirkulasi chi kurang baik.

Sheng: Energi menguntungkan

Angin disaring tanaman di sisi kanan rumah, untuk dapat menerima aliran udara. Konstruksi depan pagar yang terbuka menyaring energi yang meliuk-liuk perlahan menuju ke bagian pinggir dan meliuk menyusuri rerumputan. Semak belukar di sudut rumah ikut mencegah terjebaknya chi di tempat itu.

Menyeimbangkan Chi

Chi! (energi vital) mengalir melewati dan mengelilingi rumah kita. Dengan pedoman pola pa-kua (lambang feng shui 8 sisi) dan unsur alam, Anda dapat mengoptimalkan chi untuk menciptakan keharmonisan dalam kehidupan Anda.

Ada beberapa saran praktis – sebutlah Delapan (Langkah) Perbaikan – untuk meningkatkan energi Anda dan membawa perubahan.

Cahaya. Gunakan lampu penerangan ruangan, atau cermin untuk memantulkan cahaya. Cahaya penting untuk memastikan chi tidak terfokus pada arah yang salah.

Suara. Di pekarangan, tanam tumbuhan yang bisa melembutkan tiupan angin, atau mengatur ketersediaan air. Sementara lonceng angin di dalam rumah mengaktifkan chi yang lemah dan menghalau kekuatan negatif.

Warna. Untuk memfokuskan ruangan dan mempengaruhi kehidupan Anda, gunakan warna yang tepat sesuai pa-kua.

Kehidupan. Akuarium ikan dalam rumah. Burung-burung di taman, dan persemaian menambah semangat. Aktivitas kehidupan merupakan ekspresi kuat dan membawa chi,

Pergerakan. Air di dalam maupun di luar rumah akan menyediakan chi melalui alirannya. Anda dapat juga menggunakan kipas angin atau tanaman untuk memperbaiki tiupan angin.

Peralatan mekanis. Bisa meliputi ornamen yang bergerak ditiup angin dan pompa air. Ini akan memperluas pergerakan. Dengan begitu peralatan mekanis juga menyebarkan chi.

Keteduhan. Batu-batuan dan patung di pekarangan juga berperan penting. Anda dapat menggunakan gambar yang melukiskan kedamaian atau ornamen yang membangkitkan keteduhan di dalam rumah.

Garis lurus. Kadang-kadang chi dapat diam di sudut ruangan rumah. Bentuk garis lurus dapat meneruskan energi. Contoh, pegangan tangga. (Intisari)

14 Tips Memperbaiki Feng Shui di Rumah

Coba perhatikan Feng Shui Rumah Anda? Kemudian perbaiki Feng Shui rumah Anda agar membawa hoki. Berikut ini tips memperbaiki Feng Shui rumah Anda.

1. Perhatikan pintu utama: apakah ada sandal atau sepatu berserakan di depan sana? Hindari ini sebisa mungkin. Jaga agar pintu depan terlihat selalu bersih dan rapi. Energi (chi) datang bersama angin dan akan membawa bau sepatu serta sandal itu ke dalam rumah, sehingga menimbulkan penyakit. Kalau bisa, buat air mancur kecil atau kolam ikan untuk menangkap energi ini.

2. Sebaiknya jangan meletakkan televisi di ruang tidur. Bila tidak mungkin memindahkannya dari ruang tidur, tutup televisi itu dengan plastik, bukan kain.

3. Hindari cermin yang berhadapan atau bersebelahan dengan tempat tidur karena akan menyebabkan ada pihak ketiga dalam hubungan Anda.

4. Kolam ikan bila ditempatkan dengan benar akan memberikan keberuntungan. Sebaliknya, bila diletakkan sembarangan akan menyebabkan kebangkrutan, tekanan di tempat kerja, dan banyak masalah lain. Perhatikan seama empat bulan apakah Anda punya banyak masalah setelah menempatkan kolam ikan. Bila ya, pindahkan ke tempat lain.

5. Pastikan bahwa kompor tidak berhadapan dengan lemari es, mesin cuci, pencucian piring, dan toilet. Air dan api yang berhadapan akan membuat keluarga tidak rukun.

6. Jangan biarkan anak-anak tidur di matras karena akan membuat mereka menjadi sering sakit. Alasannya karena chi tidak mengalir di bawah tempat tidur. Idealnya energi chi harus bersirkulasi di sekitar tempat tidur agar anak tetap sehat.

7. Untuk anak-anak yang masih kecil, sandarkan punggung ke tembok selagi menulis. Tempatkan meja belajar dekat tembok yang kokoh. Ini akan membuat anak betah duduk dan belajar lebih lama.

8. Jangan biarkan anak-anak tidur di bunk bed (tempat tidur yang bisa didorong masuk ke yang lebih tinggi untuk menghemat tempat). Anak yang tidur di tempat tidur lebih rendah akan cenderung sakit-sakitan karena tidak mendapat chi yang segar. Namun, bila terpaksa memakai bunk bed, pasang bola kristal di pintu untuk memecah chi yang tidak baik di sekitar tempat tidurnya.

9. Tempat tidur sebaiknya didukung oleh tembok yang kuat di belakangnya. Ini penting agar Anda bisa beristirahat dengan tenang dan nyenyak, sehingga ketika bangun terasa segar. Pada akhirnya akan membuat Anda bisa berkonsentrasi di kantor dengan lebih baik.

10. Jangan letakkan tiang di atas tempat tidur karena akan menghalangi chi, sehingga membuat Anda hidup tertekan.

11. Bila Anda punya tekanan yang banyak di tempat kerja, mungkin sebabnya adalah meja makan terbuat dari marmer. Ganti saja dengan meja kayu.

12. Bila anak sering jatuh sakit, pindahkan ke kamar lain atau pasang lonceng-loncengan dengan tali logam berjumlah enam karena elemen itu akan memecah semua energi bumi di ruangan itu.

13. Jangan gunakan sofa warna merah karena melambangkan elemen api. Konsultasikan dengan ahli feng shui untuk penggunaan warn ini. Sofa merah akan meningkatkan tekanan kerja, kesulitan, dan hambatan.

14. Selalu buka jendela kamar setidaknya selama 20 menit sehari untuk membiarkan udara bersih masuk. Bila tidak, Anda akan tidur dengan chi yang basi sepanjang malam. Tak heran bila keberuntungan tidak juga datang pada Anda.

Sumber : kompas.com

Inilah 6 Sumber Dana Renovasi Rumah Yang Perlu Anda Ketahui

Rumah sebagai tempat berlindung sekaligus sumber investasi masa depan pastinya harus mendapat perhatian ekstra. Salah satu bentuk perhatian itu bisa dalam bentuk perawatan bangunan rumah. Oke, kalau udah ngomongin soal renovasi gak bisa lepas dari yang namanya dana dong ya.

Renovasi rumah sendiri ada yang hanya sebagian kecil dan ada juga renovasi total atau besar-besaran. Kalau ternyata kondisi tempat tinggal sudah sangat membutuhkan perbaikan karena rusak di beberapa titik, gak bisa ditunda terlalu lama.

Dari sekian banyak sumber dana, saat ini bank bisa jadi pilihan solusi sumber dana renovasi rumah ketika budget tiris. Gak hanya berfungsi sebagai tabungan atau investasi, bank juga nawarin dana pinjaman.

Yup, kita emang bisa memanfaatkan fasilitas pinjaman bank untuk menutup biaya renovasi. Dengan kata lain kita punya utang sama bank. Punya utang di sini sah-sah aja kok, jangan langsung punya negative thinking.

Sadari saja bahwa utang itu bisa bermanfaat selama punya kemampuan dan kemauan mengelola sebaik-baiknya. Itulah kenapa sangat penting mengambil pinjaman yang sesuai dengan kondisi keuangan kita.

Berikut beberapa bantuan sumber dana renovasi rumah dari bank dan beberapa pihak lain yang perlu anda ketahui dan layak dipertimbangkan:

1. Kredit Renovasi Rumah

Layanan kredit renovasi rumah yang disediakan sejumlah bank mungkin kurang familiar. Tapi kamu perlu tahu nih, ada beberapa bank yang bekerja sama dengan perusahaan semen loh untuk kredit renovasi rumah.

Gak hanya pinjaman dana, tapi kita bisa sekaligus mendapat saran dari perusahaan semen itu tentang renovasi rumah yang efisien dan efektif. BNI Griya adalah salah satu produk dengan layanan tersebut. BNI Griya juga melayani KPR, Refinancing dan take over kredit.

2. Dana tabungan + KTA

Kalau kamu punya tabungan di bank, bisa loh dikombinasikan dengan kredit tanpa agunan (KTA) sebagai sumber dana renovasi rumah. Pasti sudah cukup familiar dengan produk KTA kan.

Produk KTA bisa menjadi pilihan untuk menutup biaya renovasi. Proses KTA cukup cepat karena hanya butuh beberapa hari. Bunga KTA pun cukup rendah mulai dari 0,99%. Tapi ingat, sesuaikan dengan kemampuan kita buat mencicil. Jangan sampai kejadian saat renovasi belum selesai, angsuran KTA masih tertunggak.

3. Kredit BPJS

BPJS menjalin kerja sama dengan BTN juga menyediakan Pinjaman Renovasi Rumah. Kita bisa memanfaatkan fasilitas ini selama kita sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan selama paling tidak 5 tahun.

Dana maksimal yang diberikan untuk fasilitas ini sebesar Rp 35 juta. Syarat lain yang dibutuhkan untuk memperoleh kredit tersebut, kita harus menjaminkan sertifikat rumah.

4. KPR Refinancing

Solusi lain yang bisa kita usahakan adalah melalui KPR refinancing. Tapi, fasilitas yang satu ini bisa dilakukan jika rumah kita yang menggunakan sistem kredit pemilikan rumah (KPR) sudah lunas alias selesai.

Sama halnya dengan saat kita membeli rumah dengan cara KPR, untuk KPR refinancing, ada sertifikat rumah yang harus dijaminkan ke bank.

Pinjaman yang kira-kira diberikan bank sekitar 80 persen dari harga taksiran rumah kita. Contoh, bank menaksir harga rumah Rp 300 juta, berarti kredit yang cair Rp 240 juta. KPR refinancing membutuhkan proses lebih lama dari KTA.

Fasilitas ini juga mengatur biaya tambahan seperti provisi, notaris, dan administrasi. Untuk kebutuhan renovasi rumah total, mungkin cara ini bisa digunakan.

5. Top Up KPR

Solusi pinjaman lain adalah Top up KPR. Fasilitas yang satu ini adalah penambahan limit KPR yang telah berjalan. Jumlahnya biasanya setengah dari periode pinjaman. Contohnya, KPR selama 15 tahun, top up baru bisa dilakukan saat cicilan sudah berjalan minimal 7 tahun 6 bulan.

Dengan mendapat top up KPR, selisih antara plafon KPR lama dengan yang baru itulah yanga bisa digunakan untuk dana renovasi rumah.

6. Over Kredit KPR

Sementara itu, fasilitas over kredit kurang lebih sama dengan top up KPR. Bedanya, ada dua bank yang dilibatkan, bank pertama adalah penerbit KPR awal dan bank kedua adalah bank yang akan menyediakan over kredit dari bank pertama.

Intinya sama dengan top up KPR, menggunakan selisih plafon untuk membiayai renovasi rumah. Layanan ini sebagai pilihan lain jika top up KPR ditolak.

Nah, gimana? Sekarang gak usah bingung kalau emang lagi kepepet untuk renovasi rumah. Beberapa solusi di atas mungkin bisa jadi pilihan kamu.

Intinya sih pilih yang paling pas dengan kondisi keuangan kamu, jangan maksain kalau gak mau sport jantung lunasin utang sana-sini.

 

Inilah Cara Membasmi Rayap Di Rumah Yang Perlu Anda Coba

Di antara semua jenis serangga, hewan pengerat, hama, dan berbagai makhluk lain yang mengganggu dan membuat pemilik rumah merasa tidak nyaman, tidak ada yang lebih berbahaya daripada rayap. Hanya rayap yang dapat menghancurkan dan merusak fondasi dan karakter sebuah rumah hanya dalam waktu beberapa tahun. Perusakan pertama yang dilakukan oleh rayap mungkin tidak terlihat selama lima tahun pertama sejak rayap mulai menyerbu.

Pada saat itu, mungkin Anda telah terlambat. Mungkin rumah adalah investasi terbesar yang pernah Anda lakukan dan merupakan sesuatu yang paling berharga bagi Anda. Oleh sebab itu, Anda harus melakukan langkah-langkah yang tepat untuk melindungi rumah dari rayap, dan inilah cara membasmi rayap dari rumah yang perlu Anda coba dengan segera apabila properti Anda telah diserbu oleh rayap.

Carilah tanda-tanda keberadaan rayap. Mungkin bukti langsung keberadaan rayap tidak terlihat, tetapi bukan berarti Anda bisa mengabaikannya. Tanda-tanda serangan rayap yang perlu diwaspadai adalah lantai kayu yang mengendur, lubang di benda-benda dari kayu dan fondasi rumah yang berongga. Atau mungkin juga Anda benar-benar melihat rayap dengan mata kepala sendiri.

Bawalah obeng dan senter lalu pergilah ke ruang bawah tanah, dan periksa balok fondasi dan lorong di sana dengan mengetuk-ngetuk kayunya untuk memeriksa apakah ada rongga di dalamnya. Kemudian tekan kayunya menggunakan obeng untuk menguji kekuatannya. Apabila kayu terlihat rapuh dan mudah pecah, mungkin rumah Anda diserang rayap.

Pastikan juga untuk memperhatikan jika ada sisa kotoran rayap saat Anda melakukan pemeriksaan ini. Rayap menjatuhkan kotoran berupa butiran yang warnanya seperti kayu atau coklat gelap. Jika Anda menemukan kotoran ini di dekat kayu yang lapuk, ini menunjukkan adanya keberadaan rayap.

Sarang rayap juga bisa ditemukan di properti anda; rayap tanah membuat sistem terowongan dan tabung dari tanah atau lumpur, sedangkan rayap kayu membangun sarang di dalam kayu.

Tentukan jenis rayap yang menyerang rumah Anda

Terdapat dua jenis rayap yang biasa dijumpai di rumah: rayap tanah dan rayap kayu. Rayap tanah bisa ditemukan baik di dalam tanah di sekitar rumah maupun di dalam kayu di rumah Anda, sedangkan rayap kayu hanya bersarang di dalam kayu (bukan tanah). Rayap tanah biasanya hidup di daerah yang hangat dan di pesisir pantai, sedangkan rayap kayu bisa hidup di daerah mana saja.
Selain di kayu fondasi, rayap tanah juga bisa dijumpai di dalam kayu dan tumpukan kompos di sekitar rumah Anda.
Rayap tanah biasanya menimbulkan kerusakan yang lebih besar pada rumah Anda daripada rayap kayu, dan bisa membutuhkan metode pembasmian yang berbeda.

Menyingkirkan Rayap Sendiri

Siapkan perangkap rayap dari kardus. Ambil beberapa lembar kardus, lalu basahi, dan tumpuk kardus tersebut di tempat yang biasa dikunjungi rayap. Ini merupakan perangkap yang sangat bagus karena rayap akan memakan selulosa (kardus). Saat kardus tersebut telah diserbu rayap, bawalah ke area yang aman dan bakar kardusnya. Ulangi tindakan ini beberapa kali, jika perlu.

Catatan: perangkap kardus ini tidak akan bisa menyelesaikan masalah rayap dengan tuntas. Ini hanya cara cepat untuk membasmi ratusan rayap pada satu waktu. Gabungkan cara ini dengan metode lain untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Cobalah nematoda yang menguntungkan

Nematoda yang menguntungkan adalah spesies cacing kecil tanpa ruas yang merupakan parasit alami terhadap hama kebun, termasuk rayap. Nematoda ini akan mencari inang, seperti larva rayap, dan masuk ke dalam tubuh larva, yang membuat larva tersebut mati dalam waktu 48 jam. Kemudian bangkai inangnya digunakan oleh nematoda untuk bertelur.

Nematoda yang menguntungkan bisa dibeli di toko peralatan berkebun atau melalui internet. Pada saat ini, terdapat sekitar lima varietas nematoda yang dijual di pasaran.

Nematoda harus segera digunakan setelah dibeli jika suhu tanah Anda lebih dari 16 °C. Jika tidak segera digunakan, simpan nematoda Anda di kulkas. Sebarkan nematoda di awal pagi atau setelah matahari terbenam, karena sinar ultra violet bisa membahayakan nematoda.

Jemur kayu Anda di bawah sinar matahari. Jika benda yang diserang rayap bukan bagian dari rumah melainkan perabot atau benda yang bisa dikeluarkan dari rumah, jemur benda tersebut di bawah sinar matahari. Rayap hidup dalam kegelapan, dan akan mati jika terkena panas dan cahaya matahari. Di hari yang cerah, bawalah perabot Anda ke luar rumah selama mungkin, sebaiknya 2 hingga 3 hari.

Metode ini sangat bagus jika dilakukan secara bersamaan dengan metode perangkap kardus untuk menangkap/membasmi rayap.

Bekukan rayap

Apabila sedang musim hujan sehingga Anda tidak bisa menjemur perabot di bawah sinar matahari, cobalah metode lain yaitu dengan membekukan perabot tersebut untuk membunuh rayap. Masukkan perabot kayu (atau bagian dari perabot) ke dalam freezer berukuran besar selama 2 hingga 3 hari. Walaupun ini bisa menyulitkan jika perabot Anda berukuran besar, metode ini dijamin bisa membunuh rayap asalkan perabot Anda bisa dimasukkan ke dalam freezer.

Meminta Bantuan kepada Profesional

Jika Anda menganggap serangan rayap sudah keterlaluan, atau rumah tersebut begitu berarti sehingga Anda khawatir merusaknya jika dilakukan sendiri, hubungi layanan pembasmi hama profesional. Saat menghubungi layanan tersebut, pastikan bahwa Anda:

  • Menghubungi tiga layanan yang berbeda untuk mendapatkan perbandingan.
    Melihat catatan riwayat layanan tersebut dari Dinas Pertanian atau Peternakan sebelum memutuskan untuk menyewa mereka.
  • Mendapatkan persetujuan tertulis dari layanan yang Anda sewa yang menyatakan bahwa mereka sanggup melenyapkan rayap secara tuntas selama dua tahun. Dengan persetujuan ini, layanan tersebut harus datang kembali ke rumah Anda secara berkala, memeriksa jika ada serangan rayap baru, dan menyingkirkannya. Dan itu semua tanpa memerlukan biaya tambahan dari Anda.
  • Lakukan sendiri secara profesional. Di kebanyakan tempat, secara legal Anda bisa membeli produk yang juga digunakan oleh para profesional jika Anda ingin menggunakannya sendiri di rumah. Termidor SC dan Taurus SC merupakan contoh produk berbentuk cair yang dioleskan di sekeliling bagian luar rumah. Kedua produk ini bisa dibeli di internet dengan harga yang murah. Dengan uang sekitar satu juta rupiah, Anda bisa menangani sendiri rumah yang berukuran rata-rata dan memperoleh hasil yang sama seperti yang dilakukan oleh profesional apabila Anda mau meluangkan waktu dan tenaga untuk melakukannya.