Pertanyaan yang Perlu Dijawab Saat Hitung Biaya Bangun Rumah

Dalam melakukan proses hitung biaya bangun rumah, tentu saja ada hal – hal penting yang perlu diperhatikan. Dalam hal ini, hal tersebut bisa dicek ulang dengan menjawab pertanyaan – pertanyaan penting yang berhubungan dengan perencanaan membangun rumah tersebut. Untuk membantu Anda dalam hal ini, mari bahas pertanyaan – pertanyaan yang perlu dijawab ini dalam artikel berikut!

Apakah Sudah Memiliki Ukuran Akurat Untuk Simulasi Biaya Rumah?

Pertanyaan yang ini tentu penting dijawab saat pertama kali ingin membuat rumah. Ukuran dari tanah dan rumah ini nantinya akan menentukan bagaimana desain dibuat. Dari desain, baru biaya material rumah baru bisa disimulasikan.

Dalam menghitung ukuran rumah ini, Anda tentu bisa melakukannya sendiri ataupun membayar jasa penghitungan. Jika ingin mengirit pengeluaran, melakukan penghitungan sendiri tentu lebih murah. Tapi disisi lain Anda harus belajar teknik perhitungan agar tidak salah memberikan patokan ukuran yang benar.

Apakah Anda Mengambil Paket Borongan Lengkap Atau Tidak?

Jika Anda tidak bisa menghitung dengan baik masalah biaya, Anda bisa sewa jasa bangun rumah borongan yang menawarkan paket lengkap. Paket ini biasanya sudah meliputi arsitek, tukang, material dan juga biaya tambahan lainnya. Jika memilih menggunakan paket ini Anda tidak perlu sibuk menghitung dan bisa langsung membayar dan semuanya bisa ditunggu beres.

Tapi Anda juga harus hati – hati dalam menggunakan paket jasa bangun rumah ini. Beberapa penyedia jasa melakukan mark-up sampai harga yang tidak wajar. Untuk memastikan harga tidak dimainkan, sewa juga konsultan yang bisa melakukan audit soal pengeluaran biaya pembangunan ini. Jika memiliki budget besar dan tidak mau repot, jalan ini tentu lebih cocok untuk Anda ambil karena selain praktis, jasa tersebut akan mengurus hal – hal yang mungkin Anda tidak paham.

Sudahkan Melakukan Rincian Biaya Material, Biaya Tukang dan Biaya Lainnya?

Sekalipun Anda menggunakan paket jasa borongan yang lengkap seperti di atas, ada baiknya Anda juga memiliki dokumentasi catatan sendiri soal bagian – bagian biaya yang akan digunakan. Anda perlu rincian bagian – bagian ini untuk dapat menimbang apakah biaya yang dikeluarkan sudah sesuai dengan keperluan yang ada pada lapangan.

Terkadang hal seperti ini sering tidak sesuai dan membuat pengeluaran budget tidak efektif. Contoh saja Anda sudah menyisihkan dana besar untuk tukang agar mereka bekerja giat dan rumah cepat selesai. Tapi yang terjadi di lapangan para tukang ingin terlihat bekerja cepat tapi dengan cutting corner dan menghasilkan kinerja yang mengecewakan. Tentu Anda rugi sudah keluar dana besar tapi hasil yang dihasilkan tidak sesuai harapan walaupun cepat selesai.

Melakukan Simulasi Biaya Sendiri Atau Menggunakan Jasa Konsultan?

Dalam proses hitung biaya bangun rumah, Anda tentu bisa memilih dua jalan yang sangat berbeda. Jalan pertama adalah dengan melakukan perhitungan mandiri sendiri. Hal ini bisa dilakukan tanpa biaya banyak dan Anda bisa cukup belajar tata caranya dari internet. Cara ini tentu membutuhkan usaha tersendiri, tapi Anda jadi bisa tahu lebih detail dari penghitungan tersebut.

Di sisi lain, Anda bisa menggunakan jasa konsultan. Biaya yang dikeluarkan untuk keperluan ini tentu tidak sedikit, jadi Anda harus siapkan budget sendiri untuk penghitungan dan cross check total biaya. Tapi di sisi lain, jasa konsultan ini akan membantu Anda yang sering sibuk dan tidak bisa meluangkan waktu menghitung biaya membangun rumah sendiri.

Berapa Budget yang Anda siapkan Untuk Bangun Rumah?

Dari hasil penghitungan biaya – biaya yang diperlukan, hasilnya terkadang diluar dari budget Anda. Untuk memenuhi kekurangan, Anda tentu bisa cari sumber dana lain. Tapi disisi lain terkadang batasan biaya tersebut tidak bisa diganti lagi. Jika sudah begitu, Anda terpaksa melakukan adjustment untuk beberpahal. Misal seperti menggunakan material yang lebih murah, membuat desain yang lebih sederhana agar tidak mengeluarkan biaya besar saat dibuat ataupun mengurangi ruangan untuk mengurangi konsumsi material.

Bagaimana menurut Anda soal pertanyaan di atas? Apakah Anda sudah bisa menjawabnya dengan detail? Jika sudah, Anda tentu sudah bisa hitung biaya bangun rumah dengan rinci dan tepat. Terima kasih sudah membaca dan semoga sukses membangun rumah!

Tips Cara Hitung Biaya Bangun Rumah

Apakah Anda perlu tips cara hitung biaya bangun rumah? Mari bahas  bersama bagaimana cara menghitung biaya bangun rumah. Berikut langkah – langkah yang bisa Anda ambil berikut ini!

Pastikan Dulu Ukuran Tanah Tempat Bangunan

Jika Anda ingin menghitung biaya bangun rumah, tahap pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan menghitung ukuran tanah. Pengukuran ini penting untuk memberikan gambaran konkrit untuk desain rumah. Dari ukuran tersebut, Anda bisa menggambar desain rumah dengan skala nyata. Jika sudah ada skala-nya tentu saja pengukuran bisa dilakukan akurat untuk proyeksi kebutuhan bahan.

Dalam melakukan pengukuran ini sangat diharapkan Anda menggunakan alat – alat yang akurat. Teknik pengukuran yang paling baik adalah dengan menggunakan benang dan mengukur sekeliling tanah. Setelah benang tersebut sudah mengelilingi tanah, ukur panjangnya dengan roll pengukur. Berikutnya gunakan juga pengukur sudut untuk tanah yang tidak rata bentuknya. Hal ini akan memberikan gambaran lebih akurat untuk ukuran tanah.

Buat Rincian Biaya Desain

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah biaya berdasarkan desain rumah. Dari ukuran tanah, tentu Anda bisa bebas mendesain blueprint rumah. Tapi setelah selesai blueprintnya, estimasi rincian biaya yang dibutuhkan dari seni.

Tergantung dari bentuk dan desain rumah, tentu perencanaan biaya akan berbeda. Bagi Anda yang kesulitan dengan menentukan biaya ini, Anda bisa gunakan bantuan penyedia jasa borongan ataupun konsultan bangunan. Tapi ingat, jika menggunakan jasa dari pihak lain ini, Anda juga harus masukan biaya-nya dalam perencanaan Anda. Makin banyak jasa yang diperlukan, budget yang diperlukan juga makin banyak. Jadi hati – hati dalam hal ini.

Lakukan Simulasi Untuk Keperluan Material

Dari desain, tentu Anda perlu melakukan simulasi untuk menentukan jumlah keperluan material dengan apa yang ada di desain. Perhitungan ini tentu boleh Anda tentukan sendiri, tapi akan lebih baik jika Anda didampingi orang yang ahli.

Jika ingin melakukan simulasi sendiri, Anda perlu belajar seputar bangunan untuk dapat memperkirakan keperluannya. Tapi jika menggunakan orang yang ahli, Anda tentu bisa lebih tepat melakukan perhitungan ini. Simulasi ini biasanya berupa rincian untuk setiap bagian rumah. Nantinya biaya material bisa dijumlahkan untuk keperluan totalnya.

Hitung Jumlah Pekerja yang Dibutuhkan Sesuai Target Deadline

Setelah material, Anda tentu perlu menghitung pengeluaran yang melibatkan para pekerja. Biasanya jika menggunakan jasa bangun rumah borongan, penghitungan ini akan lebih jelas. Anda cukup melakukan pembayaran pada pihak tersebut dan mereka akan melakukan perhitungannya sendiri. Hal ini tentu lebih praktis daripada jika mengharuskan mengalokasikan pembayaran ini sendiri.

Untuk pekerja, Anda juga harus bedakan pengeluaran pada tukang, mandor dan juga pihak lain yang bertanggung jawab dalam pembangunan. Hal seperti petugas keamanan, pihak distribusi supplier dan mandor biasanya mendapatkan upah terpisah daripada para pekerja. Jadi pastikan menghitung dengan memikirkan tugas masing – masing pekerja.

Gunakan Jasa Beberapa Konsultan Untuk Cek Perkiraan Biaya Seluruhnya

Untuk penghitungan final, Anda harus gunakan pihak yang lebih ahli untuk melakukan perhitungan yang detail. Penggunaan beberapa konsultan berbeda untuk keperluan penghitungan perencanaan biaya rumah yang sama akan memberikan gambaran apakah hitungan ini sudah benar.

Para konsultan bisa gunakan cara hitung biaya bangun rumah yang berbeda. Tapi seharusnya hitungannya tidak akan jauh berbeda. Jika beda jauh, berarti ada kesalahan dalam penghitungan yang dilakukan oleh Anda. Dari hasil yang berbeda ini, lakukan lagi pengecekan dan perbandingan. Nantinya Anda akan bisa menemukan nilai tengah yang bisa jadi nilai biaya yang lebih pasti.

Lakukan Mark-Up Untuk Biaya Jaga – Jaga

Setelah semua biaya selesai dihitung, langkah terakhir adalah dengan mengaplikasikan mark-up untuk beberapa tempat yang dinilai penting. Beberapa bagian rumah terkadang ada yang sensitif dan perlu trial dan error untuk dapat didapatkan pas. Jika ada bagian yang seperti ini, tentu biaya yang diperlukan terkadang tidak sesuai dengan prakteknya. Mark-up ini nantinya bisa mengcover jika ada masalah seperti ini.

Menyisihkan biaya jaga – jaga juga penting jika terjadi kecelakaan dalam kerja. Misal saja semen yang belum kering membuat struktur dinding tidak baik dan mengalami keretakan. Jika sudah rusak saat dibangun seperti ini, tentu lebih baik dibongkar dan diperbaiki ulang dengan lebih baik. Biaya bongkar dan bangun ulang ini tentu akan makan biaya lebih dari perencanaan semula. Tapi jika ada biaya jaga – jaga. Masalah ini bisa selesai.

Sekian bahasan seputar tips cara hitung biaya bangun rumah. Mudah – mudahan informasi ini berguna bagi Anda. Terima kasih sudah membaca!

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Renovasi Rumah 2 Lantai

Jika Anda memiliki rumah dua lantai yang perlu di renovasi, Anda tentu harus lebih hati – hati dibandingkan pada rumah lantai satu. Struktur rumah dengan dua lantai tentu lebih kompleks. Nah, untuk kebutuhan renovasi rumah 2 lantai ini ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan jika ingin sukses. Mari bahas semuanya pada artikel berikut ini!

Selalu Perhatikan Struktur Rumah

Saat melakukan renovasi pada lantai dua rumah, Anda harus sadar bahwa hal ini lebih kompleks. Pondasi dan penopang lantai dua tentu sudah ditetapkan sejak rumah didirikan. Jika sembarangan, kekuatan struktur ini tidak bisa lagi menopang beban lantai dua. Tujuannya membangun lantai dua agar lebih bagus, tapi jika asal, lantai satu bisa jadi korban dan bahkan ada resiko merubuhkan rumah.

Bagi Anda yang tidak begitu tahu soal masalah bangunan dan juga renovasi lantai dua, pastikan konsultasikan dulu pada pihak yang lebih ahli. Nantinya Anda akan tahu bagaimana renovasi Anda akan diaplikasikan setelah mengerti benar soal struktur ini.

Pastikan Penyedia Jasa Renovasi Berpengalaman Menangani Ini

Saat melakukan renovasi rumah lantai 2, pastikan juga menggunakan tukang ataupun penyedia jasa renovasi rumah yang berpengalaman soal ini. Pihak yang sudah biasa menangani hal ini tentunya akan bisa mengerjakan bangunan dengan lebih cepat dan hati – hati.

Saat mengerjakan renovasi di lantai dua ini, resiko tentu akan makin banyak. Bayangkan saja harus menjebol dinding di lantai dua. Jika tidak tahu teknik yang benar karena tidak berpengalaman, bobot dinding yang jatuh bisa meratakan lantai dan melubangi langit – langit lantai satu. Kecelakaan seperti ini tentu bisa dihindari jika Anda menggunakan pihak yang lebih pengalaman.

Siapkan Biaya Lebih Saat Renovasi

Sama seperti saat bekerja renovasi dengan jasa bangun rumah borongan yang umum, Anda tentu sudah tahu untuk menyisihkan budget untuk kebutuhan darurat. Hal ini biasanya 20% sampai 30%  dari budget rencana awal. Tapi untuk renovasi lantai dua membutuhkan biaya jaga – jaga yang lebih.

Kesalahan yang dilakukan saat renovasi lantai dua bisa berakibat fatal dibandingkan untuk renovasi biasa. Jadi menyiapkan budget lebih besar tentu tidak ada salahnya. Kesalahan seperti merusak lantai dan membuat langit – langit lantai satu roboh tentu akan memakan biaya lebih besar daripada kesalahan biasa merusak lantai pada area tingkat satu.

Jangan Asal Bongkar

Jika Anda melakukan renovasi rumah 2 lantai Anda harus bisa melakukan perencanaan runtutan pengerjaannya. Hal ini penting agar integritas struktur rumah tidak terganggu. Banyak orang ingin urusan renovasi cepat selesai akhirnya membongkar semuanya sekaligus untuk dikerjakan cepat. Tapi hasilnya dinding – dinding penyangga yang seharusnya bekerja mempertahankan kekuatan rumah akhirnya jadi korban. Jika tidak mau ini terjadi, pelajari dulu kekuatan rumah Anda dan merencanakan pembongkaran berdasarkan hal tersebut.

Gunakan Material yang Masih Bisa Dipakai Kembali

Saat membongkar area lantai dua, banyak hal yang tentunya masih bisa dimanfaatkan. Hal seperti kayu – kayu penyangga langit – langit, panel langit – langit, pintu, jendela dan masih banyak lagi terkadang tidak terlalu disentuh. Hal ini membuat Anda dengan mudah menggunakannya kembali untuk tujuan yang baru.

Menggunakan material lama ini tentu harus di cek dulu kualitas dan tenaganya. Tentu Anda tidak mau jika harus menggunakan kayu yang terlihat masih bagus tapi ternyata sudah terserang rayap. Jadi cek kembali material lama ini sebelum digunakan kembali.

Dari bahasan hal – hal di atas tentu Anda bisa melihat bagaimana harus menghadapi hal ini. Rumah dengan dua lantai memang kompleks untuk di renovasi. Tapi jika dilakukan baik, Anda akan dapatkan rumah impian seperti bayangan Anda.

Sebenarnya masih banyak detail lain yang bisa diperhatikan saat melakukan renovasi ini. Tapi detail tersebut sudah masuk ke territory pembahasan teknikal dari bangunan. Bagi Anda yang tertarik belajar lebih, silahkan lakukan research di internet. Banyak sumber gratis yang bisa memberi informasi lebih soal ini jika dicari.

Semoga bahasan tentang renovasi rumah 2 lantai di atas bisa bermanfaat dari Anda. Terima kasih sudah membaca dan semoga sukses melakukan renovasi rumah!