Tips Cara Hitung Biaya Bangun Rumah

Apakah Anda perlu tips cara hitung biaya bangun rumah? Mari bahas  bersama bagaimana cara menghitung biaya bangun rumah. Berikut langkah – langkah yang bisa Anda ambil berikut ini!

Pastikan Dulu Ukuran Tanah Tempat Bangunan

Jika Anda ingin menghitung biaya bangun rumah, tahap pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan menghitung ukuran tanah. Pengukuran ini penting untuk memberikan gambaran konkrit untuk desain rumah. Dari ukuran tersebut, Anda bisa menggambar desain rumah dengan skala nyata. Jika sudah ada skala-nya tentu saja pengukuran bisa dilakukan akurat untuk proyeksi kebutuhan bahan.

Dalam melakukan pengukuran ini sangat diharapkan Anda menggunakan alat – alat yang akurat. Teknik pengukuran yang paling baik adalah dengan menggunakan benang dan mengukur sekeliling tanah. Setelah benang tersebut sudah mengelilingi tanah, ukur panjangnya dengan roll pengukur. Berikutnya gunakan juga pengukur sudut untuk tanah yang tidak rata bentuknya. Hal ini akan memberikan gambaran lebih akurat untuk ukuran tanah.

Buat Rincian Biaya Desain

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah biaya berdasarkan desain rumah. Dari ukuran tanah, tentu Anda bisa bebas mendesain blueprint rumah. Tapi setelah selesai blueprintnya, estimasi rincian biaya yang dibutuhkan dari seni.

Tergantung dari bentuk dan desain rumah, tentu perencanaan biaya akan berbeda. Bagi Anda yang kesulitan dengan menentukan biaya ini, Anda bisa gunakan bantuan penyedia jasa borongan ataupun konsultan bangunan. Tapi ingat, jika menggunakan jasa dari pihak lain ini, Anda juga harus masukan biaya-nya dalam perencanaan Anda. Makin banyak jasa yang diperlukan, budget yang diperlukan juga makin banyak. Jadi hati – hati dalam hal ini.

Lakukan Simulasi Untuk Keperluan Material

Dari desain, tentu Anda perlu melakukan simulasi untuk menentukan jumlah keperluan material dengan apa yang ada di desain. Perhitungan ini tentu boleh Anda tentukan sendiri, tapi akan lebih baik jika Anda didampingi orang yang ahli.

Jika ingin melakukan simulasi sendiri, Anda perlu belajar seputar bangunan untuk dapat memperkirakan keperluannya. Tapi jika menggunakan orang yang ahli, Anda tentu bisa lebih tepat melakukan perhitungan ini. Simulasi ini biasanya berupa rincian untuk setiap bagian rumah. Nantinya biaya material bisa dijumlahkan untuk keperluan totalnya.

Hitung Jumlah Pekerja yang Dibutuhkan Sesuai Target Deadline

Setelah material, Anda tentu perlu menghitung pengeluaran yang melibatkan para pekerja. Biasanya jika menggunakan jasa bangun rumah borongan, penghitungan ini akan lebih jelas. Anda cukup melakukan pembayaran pada pihak tersebut dan mereka akan melakukan perhitungannya sendiri. Hal ini tentu lebih praktis daripada jika mengharuskan mengalokasikan pembayaran ini sendiri.

Untuk pekerja, Anda juga harus bedakan pengeluaran pada tukang, mandor dan juga pihak lain yang bertanggung jawab dalam pembangunan. Hal seperti petugas keamanan, pihak distribusi supplier dan mandor biasanya mendapatkan upah terpisah daripada para pekerja. Jadi pastikan menghitung dengan memikirkan tugas masing – masing pekerja.

Gunakan Jasa Beberapa Konsultan Untuk Cek Perkiraan Biaya Seluruhnya

Untuk penghitungan final, Anda harus gunakan pihak yang lebih ahli untuk melakukan perhitungan yang detail. Penggunaan beberapa konsultan berbeda untuk keperluan penghitungan perencanaan biaya rumah yang sama akan memberikan gambaran apakah hitungan ini sudah benar.

Para konsultan bisa gunakan cara hitung biaya bangun rumah yang berbeda. Tapi seharusnya hitungannya tidak akan jauh berbeda. Jika beda jauh, berarti ada kesalahan dalam penghitungan yang dilakukan oleh Anda. Dari hasil yang berbeda ini, lakukan lagi pengecekan dan perbandingan. Nantinya Anda akan bisa menemukan nilai tengah yang bisa jadi nilai biaya yang lebih pasti.

Lakukan Mark-Up Untuk Biaya Jaga – Jaga

Setelah semua biaya selesai dihitung, langkah terakhir adalah dengan mengaplikasikan mark-up untuk beberapa tempat yang dinilai penting. Beberapa bagian rumah terkadang ada yang sensitif dan perlu trial dan error untuk dapat didapatkan pas. Jika ada bagian yang seperti ini, tentu biaya yang diperlukan terkadang tidak sesuai dengan prakteknya. Mark-up ini nantinya bisa mengcover jika ada masalah seperti ini.

Menyisihkan biaya jaga – jaga juga penting jika terjadi kecelakaan dalam kerja. Misal saja semen yang belum kering membuat struktur dinding tidak baik dan mengalami keretakan. Jika sudah rusak saat dibangun seperti ini, tentu lebih baik dibongkar dan diperbaiki ulang dengan lebih baik. Biaya bongkar dan bangun ulang ini tentu akan makan biaya lebih dari perencanaan semula. Tapi jika ada biaya jaga – jaga. Masalah ini bisa selesai.

Sekian bahasan seputar tips cara hitung biaya bangun rumah. Mudah – mudahan informasi ini berguna bagi Anda. Terima kasih sudah membaca!