Faktor Yang Harus Diperhatikan Dalam Menghitung Rincian Biaya Bangun Rumah

Rumah merupakan kebutuhan pokok yang utama. Lalu untuk memenuhinya maka bisa dengan cara membeli jadi atau membangunnya dari awal, dengan mendirikan bangunannya pada sebidang tanah. Meski untuk daerah Jakarta dan sekitarnya sudah sangat sulit mendapatkan rumah berharga murah, sehingga banyak yang bergeser lokasinya, dengan membangun rumah di daerah Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Sedangkan untuk gaya bangunannya, maka model rumah minimalis adalah yang sedang banyak digemari pada saat ini, karena lebih bisa menghemat biaya. Sebelum menentukan budget bangun rumah minimalis maka perlu juga diketahui berapa biaya bangun rumah minimalis, lebih murah mana antara membangun rumah sejak awal, atau membeli rumah jadi, baik yang baru atau yang lama, lalu merenovasinya dengan menggunakan jasa renovasi rumah di Tangerang misalnya. Jika ingin membangun rumah sejak awal maka juga bisa membangunnya sendiri, atau dengan menggunakan jasa bangun rumah minimalis secara borongan. Berikut ini adalah pembahasan mengenai rincian biaya bangun rumah.

Faktor Penentu Biaya Bangun Rumah

Berikut ini adalah beberapa hal yang akan menentukan besar kecilnya biaya pengadaan rumah yang harus diperhatikan guna mendapatkan harga jasa bangun rumah murah.

Lokasi Tanah atau Rumah

Baik itu beli jadi, rumah baru juga rumah lama, ataupun beli tanahnya lalu baru akan dibangun rumah diatasnya, maka hal yang sangat menentukan adalah lokasinya. Harga rumah di lokasi kota besar tentu akan berbeda dengan harga rumah yang berlokasi di pinggiran kota atau di pedesaan misalnya. Selain faktor harga tanahnya, juga dengan komponen harga material bahan baku rumah, serta tarif biaya tukang juga kontraktor di tiap kota yang pasti berbeda standar harganya. Harga jasa renovasi rumah di tiap kota juga akan berbeda-beda. Selain juga tergantung pada kualitas material bahan yang akan digunakan untuk merenovasi yang turut bisa mempengaruhi besar kecilnya biaya. Namun sebagai gambarannya untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya maka biaya renovasi rumah dengan kualitas standar itu rata-rata adalah sekitar 750 ribu Rupiah per meter persegi hingga sekitar 3,5 juta Rupiah per meter persegi. Sedangkan untuk biaya tenaga kerja tukang bangunannya maka bisa dengan sistem harian atau sistem borongan. Tiap sistem tersebut ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing.  Jika ingin menekankan pada pentingnya kualitas maka sebaik pergunakan sistem harian, daripada sistem borongan, sehingga para pekerja tukang bangunannya dalam melakukan pekerjaannya tidak tergesa-gesa dan asal-asalan dalam bekerjanya, asal jadi. Secara rata-rata, maka biaya tenaga tukang harian nya ialah berkisar antara 100 ribu Rupiah hingga 150 ribu Rupiah per hari bergantung wilayah daerah ataupun kota masing-masing. Tentu besaran tarifnya akan berbeda jika membandingkan tarif harga pekerja tukang di kota besar dengan harga jasa pekerja tukang di kota pinggiran Jakarta. Ada cara untuk menghemat biaya pekerja tukang itu salah satunya ialah bisa dengan membawa tukang dari desa, yakni misalnya dari daerah Jawa Tengah, sehingga harganya akan bisa lebih murah, tergantung kesepakatannya dengan masing-masing tukang yang berasal dari area pedesaan di luar kota tersebut. Hanya saja, perlu diketahui dengan benar terlebih dahulu mengenai pengalaman dan kemampuan atau tingkat keahlian dan kualitas tiap pekerja tukang tersebut  dan juga harus menjamin dan menyediakan penginapan tempat tidurnya dan juga biaya makannya sehari-hari untuk mereka.

Luas Bangunan

Faktor lain yang sangat mempengaruhi besar kecilnya biaya pengadaan rumah itu adalah pada luas bangunannya. Semakin luas bangunan rumahnya maka akan semakin tinggi atau besar biayanya. Luas bangunan itu berbeda dengan luas tanah. Luas bangunan bisa lebih luas daripada ukuran luas tanahnya, yakni jika bangunannya adalah lebih dari satu lantai. Biaya untuk membangun rumah bertingkat akan berbeda dengan biaya rumah satu lantai, karena akan mempunyai sistem struktur dan rangka serta pondasi bangunan yang berbeda dan akan menggunakan lebih banyak material.

Desain Rumah

Berikutnya adalah faktor desain rumah. Semakin banyak jumlah ruangan suatu rumah, juga semakin banyak jumlah kamar mandinya, maka akan semakin besar biaya pembangunan rumahnya. Jika menggunakan jasa arsitek untuk pembuatan desainnya maka akan timbul biaya jasa desain rumah yang cukup mahal, namun sepadan dengan hasilnya, karena desain rumah tak hanya bisa efektif secara fungsional namun juga diperhatikan estetikanya  sehingga akan enak dipandang. Adapun perkiraan kisaran biaya desainnya untuk jasa arsiteknya, per meter persegi sekitar 250 ribu Rupiah sampai 750 ribu Rupiah. Semakin rumit desain dan rincian permintaan khususnya maka semakin tinggi atau makin mahal pula tarif jasa yang ditetapkan.

Jenis dan Kualitas Material Rumah

Pemilihan jenis dan kualitas material bahan bangunan juga akan mempengaruhi besaran harga dan biaya pembangunan rumah, yakni mulai dari bahan material untuk lantainya, atapnya, dindingnya dan lain sebagainya. Selain itu juga ada dan persiapkan biaya jasa lain yang sering timbul secara tidak terduga. Seperti biaya kenaikan harga bahan material rumah. Termasuk juga di dalamnya, adalah biaya perizinan untuk mendirikan bangunan seperti biaya pengurusan IMB dan juga biaya dokumen-dokumen yang lainnya yang diperlukan. Juga kemungkinan

Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang membengkak dari yang sudah diperhitungkan oleh pihak arsitek nya sekalipun, atau dari perhitungan kontraktor bangunan, akibat adanya kendala di lapangan, seperti terjadinya hujan yang lebat dalam jangka waktu yang cukup lama sehingga akan bisa menimbulkan kenaikan atau tambahan biaya tertentu. Selain itu bisa juga timbul biaya tambahan jika sebelumnya belum dimasukkan ke perhitungan anggaran dana untuk biaya membuat sumur, atau juga biaya untuk instalasi listriknya, juga biaya penyambungan PLN, dan lain sebagainya.

Harga Jasa Bangun Rumah Per Meter

Berdasarkan beberapa faktor penentu besaran biaya pembangunan rumah tersebut di atas maka biaya rata-rata pembangunan rumah dengan kualitas standar adalah sekitar 4 juta Rupiah per meter persegi hingga 5,5 juta Rupiah per meter persegi. Pilihan jenis dan kualitas material bahan bangunan menjadi hal yang terpenting dalam menghitung rincian biaya bangun rumah minimalis. Satu jenis bahan material bangunan, yakni seperti pasirnya atau semennya, atau batu batanya, meski sama-sama dari bahan tanah liat juga, namun kualitasnya juga bisa berbeda-beda, dan dengan harga yang berbeda-beda pula di tiap daerahnya, berbeda merk juga akan berbeda pula harganya, dengan selisih harga yang cukup signifikan. Sebagai gambaran perkiraan bangun rumah maka jika dihitung-hitung, maka untuk membangun satu buah rumah minimalis dengan tipe 36 maka biaya yang dibutuhkan adalah sekitar 305 juta Rupiah hingga 450 juta Rupiah. Biaya tersebut sudah termasuk dengan biaya pembelian tanahnya selain biaya pembangunannya.

Itulah rincian biaya bangun rumah dan contoh perhitungan biayanya untuk tipe rumah 36. Kiranya bisa menjadi gambaran dan pertimbangan serta masukan sebelum mulai membangun rumah. Usahakan agar membangun rumah tidak pada saat musim penghujan agar proses pengerjaannya bisa lebih lancar dan berjalan serta selesai lebih cepat.